Perkembangan IT

Pada era globalisasi saat ini informasi mengalami perkembangan pesat dan telah merambah ke berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai aspek-aspek materi dari teknologi informasi, melainkan juga mampu menerapkan dan mengembangkan teknologi informasi di berbagai bidang. Teknik informatika merupakan ilmu yang menginduk pada ilmu komputer yang intinya merupakan kumpulan ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi(data) dengan memanfaatkan teknologi komputer. Transformasi itu berupa logika dan sistematika untuk mendapatkan solusi dalam menyelesaikan berbagai masalah.

gambar komputer (18)

Kebutuhan SDM Informatika di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena sebelum era Informasi beberapa perusahaan dan lembaga pemerintah belum terlalu mengenal bagaimana penting dan berharganya sebuah informasi. Pada bidang industri dulu semuanya menggunakan tenaga manusia, di mana manusia mengerjakan sendiri dalam menghasilkan suatu produk, manusia yang memasukan bahan, manusia yang mengepak barang, manusia yang menaikkan barang ke truk, dan sebagainya. Sekarang perkembangan di bidang industri sangat pesat dimana semua macam-macam pekerjaan yang dilakukan oleh manusia digantikan dengan otomatisasi komputer. Sistem komputer ini menggantikan pekerjaan manusia, dan terdapat efisiensi waktu pengerjaan dalam memproduksi produk yang tidak terdapat pada manusia. Sehingga di sinilah peranan para Teknik Informatika, yang membuat sistem yang dapat menghubungkan Industri dan masyarakat.

Istilah “telematika” pertama kali digunakan oleh Simon Nora dan Alin Minc di tahun 1978 dalam laporan mereka yang berjudul L’Informatisation de la société. Istilah telematika berasal dari bahasa Perancis, yaitu télématique–yang merupakan penggabungan dari dua buah kata, yaitutélécommunications (telekomunikasi) dan l’informatique (informatika).

Laporan yang dibuat oleh Simon Nora dan Alain Minc merupakan mandat dari presiden Perancis Valéry Giscard d’Estaing di tahun 1976 yang khawatir bahwa “aplikasi-aplikasi komputer telah dikembangkan sedemikian rupa, sehingga—sebagai akibatnya–organisasi sosial dan ekonomi masyarakat kita dan kehidupan kita akan mengalami perubahan”. Perkembangan ini memiliki alasan utama dalam proses pengembangan mikroprosesor di tahun 1971 dan ketersediaan komputer yang lebih murah dan lebih kecil untuk menggantikan mainframe dan minicomputer yang sebelumnya digunakan. Mainframe membuat ruangan menjadi penuh, boros energi dan menghabiskan jutaan Euro.

Minikomputer, walaupun lebih kecil dan lebih murah, tetapi berbeda dengan personal computer atau PC. Saat itu, komputer masih sangat mahal dan hanya organisasi besar yang dapat menggunakan komputer. Pada saat itu pula, komputer tidak terhubung dengan yang lainnya dan biasanya para pengguna komputer bersaing menggunakan waktu komputasi yang tersedia. Ketika pendistribusian komputer meningkat secara geografis, kebutuhan akan pertukaran data tumbuh dan teknologi telekomunikasi digunakan untuk menghubungkan komputer yang ada. Hal ini dapat dikatakan sebagai kelahiran telematika.

Berdasarkan hasil pertemuan jurusan teknik informatika dengan pihak industri sebagai pemakai tenaga lulusan Informatika manapun, serta hasil survey yang dilakukan oleh beberapa kelompok, maka diperoleh informasi tentang kebutuhan SDM oleh industri.

Pihak industri yang menjadi bahasan adalah industri yang berkaitan dengan kegiatan pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak, yang dapat dikelompokkan atas jenis sebagai berikut : Industri jasa, yang produk utamanya bersifat soft dalam hal ini dibedakan menjadi industri jasa sebagai berikut :

SW developer, menyediakan jasa berupa pengembangan perangkat lunak. Biasanya ini menyangkut perusahaan yang mengembangkan perangkat lunak mulai dari scracth (sesuai pesanan) atau yang menyediakan jasa pengubahan perangkat lunak tertentu supaya dapat dipakai sesuai dengan kebutuhan . Industri ini membutuhkan SDM yang berlatar belakang informatika. Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi, tidak menguasai teknologi informasi identik dengan buta huruf. Kemampuan teknologi informasi dan multimedia dalam menyampaikan pesan dinilai sangat besar.

Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun juga didukung oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern.

Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya.
Sekarang ini yang menjadi pembeda utama antara negara maju dan negara berkembang adalah kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan yang pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara maju karena didukung oleh sistem informasi yang memiliki kualitas baik. Sebaliknya, sistem informasi yang lemah di negara-negara berkembang mengakibatkan keterbelakangan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi, jelaslah bahwa maju atau tidaknya suatu negara sangat di tentukan oleh penguasaan terhadap informasi, karena informasi merupakan modal utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi senjata pokok untuk membangun negara. Sehingga apabila satu negara ingin maju dan tetap eksis dalam persaingan global, maka negara tersebut harus menguasai informasi.
Sehingga sekarang ini, sebagian besar masyarakat terutama di kota-kota besar sudah tidak asing lagi dengan teknologi informasi yang pada dekade terakhir ini sangat berkembang pesat. Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat ini mendorong masyarakat dari berbagai lapisan untuk memanfaatkan fungsinya. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang menjadi bergantung pada teknologi yang membuat seluruh informasi bisa dinikmati sebagian besar masyarakat di dunia dalam hitungan detik.

Sebagai makhluk sosial, tentu ada keinginan manusia untuk menunjukkan eksistensinya. Keinginan untuk menunjukkan status sosial, keinginan untuk menginspirasi orang lain, atau bahkan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kita benar-benar ada. Pemanfaatan media teknologi informasi bisa menjadi saran yang paling efektif, terutama dalam mempromosikan sesuatu. Bayangkan jika potensi positif yang dimiliki oleh setiap masyarakat dituangkan di dalam jaringan informasi. Segala aspirasi bisa dituangkan ke dalam sebuah tulisan untuk kemudian disebarluaskan melalui media blog, facebook, atau situs jejaring sosial lainnya.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang, sudah sewajarnya dan sepatutnya kita tidak hanya menjadi bagian penerima informasi. Dengan kemajuan teknologi informasi, kita seharusnya bisa menjadi bagian penyumbang informasi, penyumbang opini publik, penyumbang aspirasi atas kebobrokan dan kelebihan dari negeri ini. Opini yang kita buat bisa kita publikasikan di berbagai media. Blog pun sudah familiar di sebagian masyarakat kita, walaupun konon blog yang berisi konten sex, pornografi lebih banyak mendapat respon daripada blog yang berisi konten tentang pengetahuan umum. Hal ini bisa kita sebut sebagai bagian dari suatu dampak negatif yang telah dihasilkan oleh perkembangan alat yang seharusnya membantu kita untuk lebih mudah berkomunikasi namun malah terjadi penyalahgunaan. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila kita di era globalisasi dan informasi ini tidak hanya sekedar menguasai, namun juga diperlukan untuk ketepatan saat kita sedang menggunakannya.

honda asimo

this-incredible-bracelet-projects-a-working-touchscreen-onto-your-skin

Dan pada saat ini banyak contoh perkembangan dalam bidang IT contohnya seperti smartphone yang semakin canggih dengan keunggulan-keunggulan tersendiri dan juga para ilmuwan membuat penelitian pembuatan robot yang membantu aktivitas manusia. pada dasarnya bidang IT di saat ini dibutuhkan oleh bidang-bidang lain sebagai penunjang kinerja bidang tersebut. lalu pembuatan mobil yang bisa auto pilot jadi si pengemudi mobil tersebut tidak harus menyetir mobil itu, sangat enak kan bagaimana jika naik mobil yang auto pilot. Dan pada masa depan ilmuwan membuat suatu inovasi yakni komputer/laptop dan smartphone berbentuk hologram jadi kita tidak harus berat-berat membawa laptop karena di masa depan laptop akan berupa hologram dan masih banyak lagi penemuan penemuan teknologi masa depan.

 

Sekian Informasi dari saya terima kasih.